Lamongan (10/2) - Dalam rangka percepatan terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lamongan, Perwakilan Inspektorat, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, BPKAD, Bapelitbangda serta Bagian Sumber Daya Alam (SDA), Selasa (12/2).
Pada kesempatan tersebut, Kadisnaker Lamongan menekankan pentingnya percepatan validasi data penerima manfaat jaminan tenaga kerja dari masing-masing dinas terkait. Hal ini mengingat program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan ini didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT).
"Validasi data ini harus segera diselesaikan agar program Universal Coverage Jamsostek dapat berjalan optimal pada tahun 2025. Dengan demikian, manfaat perlindungan jaminan tenaga kerja dapat tepat sasaran bagi mereka yang berhak menerimanya", ujar kepala Disnaker dalam sambutannya.
Rakor ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh pekerja, khususnya di sektor yang dibiayai DBHCT, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara merata. Disnaker lamongan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pendataan dan validasi, sehingga implementasi program ini dapat berjalan sesuai target.